Monday, April 29, 2013

5 Kartu Merah Teraneh Dalam Sejarah Sepakbola

Wasit memberikan kartu merah pada dirinya sendiri.  Peristiwa ini terjadi pada pertandingan Liga Inggris 
(22/09/2012) yang mempertemukan Wigan vs Fulham. Sang wasit Lee Probert terjebak di antara teckel keras 
Ben Watson dan Steve Sidwell.
Sebagai pemimpin pertandingan, seorang wasit dapat mengeluarkan kartu merah yang berarti pemain tersebut tidak dapat melanjutkan pertandingan.

Kartu merah dapat langsung diberikan atas pelanggaran yang terlewat berat, atau juga diberikan setelah seorang pemain mendapatkan kartu kuning keduanya.

Namun ada beberapa kejadian yang tidak lazim yang terjadi dalam dunia sepak bola terkait dengan kartu merah. Berikut adalah daftar 5 kartu merah teraneh dalam sejarah dunia sepak bola :

1. Penyerang Cross Farm Park, Lee Todd, tercatat sebagai pemain yang menerima kartu merah tercepat dalam sejarah sepak bola. Memang agak konyol alasan diusirnya pemain tersebut saat menghadapi Taunton East Reach di pertandingan amatir Sunday League, Inggris, pada tahun 2000.

Lee Todd mendapatkan kartu merah hanya berselang dua detik ketika wasit meniupkan peluit tanda pertandingan dimulai. Lee Todd mengaku bahwa dirinya kaget mendengar bunyi pluit ketika membelakanginya sehingga mengeluarkan kata-kata kasar. Namun sang wasit mengira bahwa Lee Todd telah menghinanya.

2. Penjaga gawang AZ Alkmaar, Esteban Alvarado, diganjar kartu merah oleh wasit saat menghadapi Ajax Amsterdam di ajang Piala Belanda tahun 2011.

Kejadian bermula saat seorang penonton turun ke lapangan dan berusaha menendangnya, berdalih membela diri Esteban Alvarado justru menendang penyusup tersebut. Namun malang, wasit justru memberikan kartu merah kepadanya.

Tidak terima dengan keputusan wasit, pelatih AZ Alkmaar memerintahkan seluruh pemainnya turut meninggalkan lapangan sehingga menyebabkan pertandingan harus dihentikan. Akhirnya kartu merah tersebut dibatalkan oleh KNVB.

3. Pada pertandingan antara Dnipro Dnipropetrovsk melawan Karpaty Lviv tanggal 30 Oktober 2011, Evgeniy Shakhov telah bersiap-siap dipinggir lapangan untuk menggantikan Samuel Inkoom pada menit ke-60. Namun ketika Samuel Inkoom berjalan menuju kepinggir lapangan, ia membuka kaos yang digunakan.

Telah mendapatkan kartu kuning sebelumnya, wasit mengusir Samuel Incoom dengan memberikan kartu kuning keduanya atas aksinya tersebut. Alhasil Dnipro harus bermain dengan 10 pemain karena, untuk tetap memasukkan Evgeniy Shakhov, Evgeni Konoplyanka harus ditarik keluar lapangan.

4. Pemain belakang Maccabi Tel Aviv, Yoav Ziv, diganjar kartu merah pada pertandingan menghadapi Stoke City di ajang Liga Eropa musim 2011/2012 pada tanggal 20 Oktober 2011.

Kejadian tersebut bermula ketika pemain Stoke City, Ryan Shotton, berusaha merebut bola darinya 

sehingga menyebabkan sepatunya terlepas. Kesal dengan keputusan wasit yang terus melanjutkan pertandingan, Yoav Ziv menendang sepatunya itu sehingga terlempar dan mengenai hakim garis.

Walaupun mengaku tidak sengaja mengarahkannya ke hakim garis, Yoav Ziv tetap harus meninggalkan lapangan.

5. Pada pertandingan antara Southampton Arms dan Hurstbourne Tarrant British Legion dalam ajang The Andover dan District Sunday di tahun 1998, seorang wasit asal Inggris, Martin Sylvester, mengeluarkan kartu merah tetapi bukan untuk pemain yang bertanding, melainkan untuk dirinya sendiri.

Aksinya tersebut dilakukan usai memukul berulang kali salah satu pemain yang mendorongnya dari belakang. Akibatnya, Martin Sylvester dijatuhi hukuman memimpin pertandingan untuk enam bulan.

Kejadian wasit yang mengeluarkan kartu merah untuk dirinya sendiri juga terjadi pada pertandingan antara Wigan dan Fulham di ajang Liga Inggris pada tanggal 22 September 2012. Sang wasit, Lee Probert, terjebak diantara tackle keras Ben Watson dan Steve Sidwell sehingga harus mendapatkan pertolongan tim medis.

Masih tergeletak di tanah, ia mengangkat kartu merah. Namun tak lama berselang pertandingan dapat dilanjutkan kembali.

Sumber : sundul.com

2 comments: